Narasi Tekno – CEO Nothing Carl Pei mengungkap fakta mengejutkan mengenai industri smartphone global dan kenaikan harga komponen memori. Menurutnya, komponen memori berupa RAM dan penyimpanan kini menjadi bagian paling mahal dalam proses produksi ponsel modern. Selama bertahun-tahun, banyak orang menganggap chipset sebagai komponen yang paling menguras biaya produksi. Namun kondisi pasar teknologi pada 2026 menunjukkan perubahan besar. Lonjakan kebutuhan industri kecerdasan buatan membuat produsen memori menghadapi tekanan permintaan yang sangat tinggi. Akibatnya, harga RAM dan storage meningkat drastis dalam waktu singkat. Kondisi ini mendorong banyak vendor smartphone untuk menyesuaikan strategi produksi sekaligus menaikkan harga jual perangkat mereka. Pernyataan Carl Pei langsung menarik perhatian publik dan memberi gambaran nyata tentang tantangan yang industri smartphone dunia hadapi saat ini.
Harga Memori Kini Menjadi Beban Terbesar Industri Smartphone

Perubahan harga komponen memori menjadi salah satu isu terbesar dalam industri teknologi sepanjang tahun 2026. Produsen smartphone kini menghadapi situasi yang jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya chipset mendominasi biaya produksi, kini RAM dan storage mengambil posisi tersebut. Kenaikan harga yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak perusahaan harus menghitung ulang biaya pengembangan produk baru. Beberapa vendor bahkan mengurangi margin keuntungan agar tetap mampu bersaing di pasar. Selain itu, banyak perusahaan mulai mempertimbangkan konfigurasi memori yang lebih efisien agar harga perangkat tetap terjangkau. Situasi ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak selalu membawa biaya yang lebih murah. Sebaliknya, meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi canggih justru menciptakan tekanan baru pada rantai pasokan global. Karena alasan tersebut, produsen smartphone terus mencari cara untuk menjaga keseimbangan antara spesifikasi perangkat dan harga jual yang kompetitif.
Baca juga: “CoComelon Gandeng UCLA, Konten Balita Dibuat Lebih Sehat dan Edukatif“
CEO Nothing Ungkap Lonjakan Harga RAM yang Sangat Cepat

CEO Nothing Carl Pei menjelaskan bahwa kenaikan harga memori terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Saat tim Nothing mengembangkan perangkat terbaru mereka, biaya komponen memori sudah meningkat hingga dua kali lipat dibanding periode sebelumnya. Setelah peluncuran produk berlangsung, harga memori kembali mengalami kenaikan dengan skala yang hampir sama. Kondisi tersebut membuat biaya produksi smartphone melonjak secara signifikan. Menurut Carl Pei, RAM dan storage kini mampu menyumbang lebih dari setengah total biaya material sebuah smartphone. Angka tersebut menunjukkan perubahan besar dalam struktur biaya industri ponsel pintar. Pernyataan itu juga menjelaskan alasan mengapa banyak smartphone terbaru hadir dengan harga yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Kenaikan tersebut bukan semata-mata karena fitur baru atau desain yang lebih modern, melainkan karena produsen harus mengeluarkan dana lebih besar untuk memperoleh komponen memori yang mereka butuhkan dalam jumlah besar.
Ledakan Industri AI Mendorong Permintaan Chip Memori
Perkembangan kecerdasan buatan menciptakan peluang besar bagi industri teknologi, tetapi pada saat yang sama menghadirkan tantangan baru bagi produsen smartphone. Berbagai perusahaan teknologi global berlomba mengembangkan pusat data dan sistem AI yang membutuhkan kapasitas memori sangat besar. Situasi ini mendorong permintaan chip DRAM dan NAND ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ketika permintaan meningkat tajam, pemasok memori tentu lebih fokus memenuhi kebutuhan sektor yang memberikan keuntungan lebih besar. Akibatnya, produsen smartphone harus bersaing ketat untuk mendapatkan pasokan memori yang cukup. Persaingan tersebut memicu kenaikan harga di pasar global. Banyak analis industri menilai tren ini masih akan berlanjut selama pengembangan teknologi AI terus berkembang pesat. Oleh karena itu, perusahaan smartphone kini harus menghadapi tantangan baru yang tidak hanya berkaitan dengan inovasi produk, tetapi juga kemampuan mereka dalam mengamankan pasokan komponen penting untuk proses produksi.
Dampak Kenaikan Harga RAM terhadap Harga Smartphone Baru Menurut CEO Nothing
Kenaikan harga RAM dan storage secara langsung memengaruhi harga smartphone yang beredar di pasaran. Banyak vendor akhirnya menaikkan harga perangkat terbaru mereka karena biaya produksi terus meningkat. Dalam beberapa kasus, harga smartphone generasi terbaru bahkan naik hingga sekitar 100 dolar Amerika Serikat dibanding generasi sebelumnya. Kenaikan tersebut membuat konsumen harus mengeluarkan anggaran lebih besar saat ingin membeli perangkat baru. Selain itu, beberapa produsen juga mulai mengurangi promosi atau diskon yang sebelumnya sering mereka tawarkan. Kondisi ini menciptakan tantangan tersendiri bagi konsumen yang ingin mendapatkan smartphone dengan spesifikasi tinggi namun tetap terjangkau. Banyak pengamat industri memperkirakan tren kenaikan harga akan terus berlangsung apabila biaya memori tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Karena alasan itu, sebagian konsumen memilih mempercepat rencana pembelian smartphone sebelum harga kembali meningkat dalam beberapa bulan mendatang.
Masa Depan Industri Smartphone di Tengah Kenaikan Biaya Komponen
Industri smartphone kini memasuki fase baru yang penuh tantangan sekaligus peluang. Produsen tidak hanya bersaing dalam menghadirkan fitur inovatif, tetapi juga harus mengelola biaya produksi yang semakin tinggi. Kenaikan harga memori mendorong perusahaan untuk mencari solusi kreatif agar tetap mampu menghadirkan produk yang menarik bagi konsumen. Beberapa vendor mulai mengoptimalkan perangkat lunak agar kebutuhan memori lebih efisien. Sebagian lainnya fokus menghadirkan teknologi baru yang memberikan nilai tambah lebih besar kepada pengguna. Di sisi lain, konsumen juga semakin selektif dalam memilih smartphone karena harga perangkat terus meningkat. Situasi ini menciptakan persaingan yang semakin ketat di pasar global. Para pelaku industri harus bergerak cepat dan adaptif agar mampu mempertahankan posisi mereka di tengah perubahan besar yang terjadi pada rantai pasokan teknologi dunia. Perkembangan beberapa tahun ke depan akan menentukan bagaimana industri smartphone menghadapi tantangan biaya komponen yang terus meningkat.
